Pengaruh Kualitas Informasi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial
Abstraksi
Persaingan bisnis yang meningkat dewasa ini menuntut perusahaan untuk memanfaatkan kemampuan yang ada semaksimal mungkin, agar unggul dalam persaingan. Keunggulan daya saing yang dapat diciptakan oleh perusahaan dapat dicapai dengan salah satu cara, yaitu meningkatkan kinerja manajerial.Dalam mencapai tujuan perusahaan diperlukan suatu sistem informasi yang terarah dan teritegr asi dengan baik. Perencanaan sistem informasi merupakan bagian dari sistem pengendalian organisasi perlu mendapatkan perhatian, sehingga bisa diharapkan memberikan kontribusi positif didalam mendukung keberhasilan sistem pengendalian organisasi. Salah satu fungsi dari sistem informasi adalah menyediakan informasi penting untuk membantu manajer mengendalikan aktivitasnya, serta mengurangi ketidakpastian lingkungan, sehingga diharapkan dapat membantu perusahaan ke arah pencapaian tujuan dengan sukses (Anthony et al, 1989; Atkinson et al, 1995). Informasi yang dihasilkan suatu sistem informasi merupakan sumberdaya bagi organisasi, dimana informasi tersebut dapat mendukung manajemen dalam pengambilan keputusan.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk, Apakah Karakteristik Informasi secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Manajerial pada Perusahaan-perusahaan go-publik di Jawa Barat, Apakah Karakteristik Informasi secara partial berpengaruh terhadap Kinerja Manajerial pada Perusahaan-perusahaan go-publik di Jawa Barat.Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 23 responden (manajer perencanaan keuangan) perusahaan manufaktur go public menunjukan bahwa kualitas informasi dengan karakteristik Relevan, Keandalan, Lengkap dan Ringkas, Tepat waktu, Dapat dipahami, dan Dapat diverifikasi, secara serempak berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Dan secara partial untuk variabel X1 sampai dengan X4 dikatakan terdapat pengaruh tetapi tidak signifikan sedangkan X5 dan X6 dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan.
Kata Kunci : Informasi, Kualitas Informasi, Kinerja Manajerial
more…..
Akuntansi dan Muhasabah dalam Kehidupan Manusia
Manusia sudah ditakdirkan tidak dapat berdiri sendiri, diciptakan secara berpasang-pasangan terhimpun dalam berbagai suku ras (QS. Ar-ruum : 21). Hal ini menunjukan bahwa manusia saling membutuhkan satu sama lain, saling melengkapi diantara keduanya. Secara hakikat Allah SWT meciptakan manusia demikian dan ditempatkan di muka Bumi dengan perantaraan Nabi Adam sebagai manusia pertama untuk tercipta suatu kedamaian. Inilah tugas manusia sebagai khalifah. Manusia diserahi tugas dan tanggung jawab untuk mengelola, memanfaatkan, memelihara seluruh apa yang terkandung di muka bumi dan isinya dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pengabdian dan tujuan ibadah kepada sang Khaliq. Karena Allah menegaskan bahwa Manusia dan Jin diciptakan semata-mata hanya untuk beribadah kepada-Nya.
More..klik link dibawah ini
Analisis Stratejik Rantai Nilai (Value Chain Analysis)
Persaingan bisnis yang semakin ketat dikarenakan dampak globalisasi diberlakukanya era perdagangan bebas telah menggeser paradigma bisnis dari Comparative Advantage menjadi Competitive Advantage, yang memaksa kegiatan bisnis/perusahaan memilih strategi yang tepat. Strategi yang dimaksud adalah dimana perusahaan berada dalam posisi strategis dan bisa beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah. Hal ini berlaku prinsip going concern yang secara umum merupakan tujuan didirikanya suatu entitas bisnis.
More…klik link dibawah ini
Aspek Perilaku dalam Akuntansi Pertanggungjawaban
Pada awal berdirinya suatu organisasi, telah dirumuskan tujuan yang akan dicapai untuk kepentingan bersama. Pencapaian tujuan organisasi sangat dipengaruhi oleh perilaku manusia dalam organisasi, (Supriyono, 1999; 135). Biasanya, sebuah perusahaan diorganisasi sepanjang garis pertanggungjawaban. Bagan organisasi tradisional, dengan bentuk piramidanya mengilustrasikan garis pertanggungjawaban yang mengalir dari CEO turun melewati wakil presiden menuju manajer madya dan manajer yang lebih rendah.
More..klik link di bawah ini
Audit berpeduli Resiko : perubahan paradigma
Pekerjaan Auditor dalam membentuk opini atas laporan keuangan terutama terdiri dari mendapatkan dan mengevaluasi bukti-bukti mengenai asersi laporan keuangan. (Guy, Dan, et al, 2002). Tujuan auditor adalah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup kompeten untuk memberikan dasar yang masuk akal bagi suatu opini atau pendapat berkaitan dengan laporan keuangan.
More..klik link dibawah ini
Human Resources Scorecard (suatu model pengukuran kinerja SDM)
Lingkungan bisnis yang kompetitif menuntut perusahaan dikelola secara professional. Pemilihan visi,misi, dan strategi bisnis yang tepat akan memudahkan perusahaan mencapai sasarannya jika didukung oleh strategi sumberdaya manusia, struktur dan budaya perusahaan yang tepat dan sesuai. Tantangan yang dihadapi oleh profesi sumberdaya manusia, baik yang datang dari dalam maupun dari luar organisasi perlu disiasati. Sebagai profesi sumberdaya manusia perlu menjawab tantangan yang dihadapinya melalui salah satu pendekatan pengukuran kinerja sumberdaya manusia dan mengetahui bagaimana kontribusi sumberdaya manusia terhadap kinerja organisasi. Pendekatan tersebut yang merupakan tema yang menjadi perhatian dalam human resources scorecard
More….klik link dibawah ini
Sebuah Tinjauan : Perkembangan Akuntansi Internasional
Memasuki abad 21 ini, nasib suatu negara semakin ditentukan oleh kekuatan persaingan global. Dalam dunia seperti ini, keputusan-keputusan operasi, investasi dan pendanaan pembiayaan diwarnai oleh implikasi-implikasi internasional. Dengan banyaknya keputusan yang berasal dari data-data akuntansi, pengetahuan mengenai isu-isu akuntansi internasional sangat penting untuk memperolah interpretasi dan pemahaman yang tepat dalam komunikasi bisnis internasional. Dengan kata lain, saat ini akuntansi telah berkembang dalam tahap masa kedewasaannya menjadi suatu aspek integral dari bisnis dan keuangan global.
More…….klik link di bawah ini
Academic Cheating (Kecurangan Akademik)
Tulisan ini dikutip dari http://pepiediptyana.wordpress.com, retrieved at may 8, 2009.
Teknologi memang diciptakan untuk memudahkan seseorang untuk melakukan pekerjaan, termasuk melakukan kecurangan. Contoh, desain keyboard yang memudahkan untuk proses editing, ternyata juga memfasilitasi copy-cut-paste para pelaku plagiat. Tengoklah ke keyboard: huruf X (ctrl+X = cut), C (ctrl+C = copy) dan V (ctrl+V=paste) kan mepet2 tuh…
Bicara tentang kecurangan, khususnya di bidang akademik, Wood dan Warnken (2004) dua orang peneliti tentang e-cheating mengklasifikasikan 8 jenis aktivitas yang tergolong dalam kecurangan akademik, yaitu: Read more…

